Reog Ponorogo adalah kesenian tradisional khas Jawa Timur yang memadukan tarian, musik, dan unsur magis, serta resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh UNESCO. Kesenian ini berasal dari Ponorogo dan menampilkan lima tokoh utama: Prabu Kelana Sewandana, Bujang Ganong, Jathilan, Warok, dan Barongan (Singa Barong).
Tahun 2025 ini, wilayah Kasun 1 yang di Pimpin Bapak Dito Priyo Wicaksono berhasil menyedot antusias warga Desa Tanjung, Bahkan tingkat kehadiran ketika melihat atraksi Reog di Lapangan Desa Tanjung sangat luar biasa. Ketua Panitia sekaligus pelaksana kegiatan yaitu Bapak Hadi Suwito dan Bapak Mujiyo juga tidak menyangka akan antusias warga Desa Tanjung, Mereka menuturkan bahwa yang hadir pada saat kemarin bukan hanya dari warga Desa Tanjung, Bahkan banyak warga dari tetangga Desa Juga Hadir untuk melihat Reog Ponorogo ini.
Kegiatan Kesenian Reog Ponorogo yang dilaksanakan oleh warga Kasun 1 adalah kegiatan yang di galang untuk memeriahkan acara HUT RI yang ke 80, Ketua Panitia mengatakan ," Kita ini hanya disuruh untuk mempertahankan kemerdekaan dan tidak ikut berperang, masak hanya untuk mengadakan kegiatan seperti ini saja kita keberatan". Berdasarkan penuturan tersebut, penulis dalam hal ini juga merasa termotivasi dan akhirnya ikut serta dalam kegiatan tersebut....oooooeooooo..ooeeoo.....oeeooo....mungkin itu adalah kalimat yang sering didengar oleh penulis.
Harapan dari pelaksana kegiatan ini, semoga kegiatan serupa tetap harus di jaga dan dilestarikan, hal ini berdasarkan antusias warga untuk menyaksikan acara ini juga sangat banyak, dan semoga kedepan wilayah kasun 1 bisa mengadakan kegiatan serupa dengan konsep yang berbeda, mengingat wilayah kasun 1 juga terkenal akan kesenian dongkreknya.